aseptia

Memento Mori — Ingat, Kau Pasti Mati

Ignition Phase

Saat ini saya sedang menjalankan (very) early stage startup bersama partner saya. Beberapa ide sedang kami uji. Termasuk berusaha membuat hardware -research based- startup yang sama sekali belum populer dan ekosistemnya bahkan belum terbentuk di Indonesia. Celakanya, bukan cuma perkara hardware yang belum populer, tetapi juga riset independen dan juga startup robotika. Bisa dibilang kami sedang melawan trend  yang laku di dunia bisnis digital saat ini.

 

1000 startup digital memiliki beberapa fase,yaitu: ignition – workshop- hackaton-bootcamp-incubation.

Dari http://1000startupdigital.id/i/ diketahui bahwa fase ignition bertujuan untuk : ‘penanaman pola pikir enterpreneurship’. Dari pola pembicara-pembicara yang tampil yang ada mungkin alurnya bakal begini : penanaman pola problem-solving dalam mengembangkan produk startup -> berkolaborasi dengan orang (partner) dan lembaga lain dalam pengembangan produk -> eksekusi diatas ide -> coworking space sebagai alternatif office space -> peluang untuk masuk ke ruang global.

To be honest, siapapun yang mau meluangkan diri untuk membaca buku, melakukan proses dialektika, up to date dengan kondisi dunia startup bakal mendapatkan hal-hal diatas. Buat saya tidak ada yang spesial dari konten-konten yang disajikan. Sempat nyicip dunia bisnispun membuat saya berhati-hati dengan syrup and water yang disajikan pembicara. Well, everything is syrup and water until you tinker the product and discuss (deeply) with the person. 

Dan jika dikembalikan pada tujuan awal fase ini : “Penanaman pola pikir enterpreneurship”, menurut saya panitia juga harus mencari indikator penilaian yang lebih efektif daripada meminta peserta menulis pemahaman kontennya di blog peserta (kalau memang syarat menulis adalah indikator pengecekan). Memahami sesuatu tentu berbeda dari ‘mengetahui’. Sama seperti orang yang kuliah matematika bertahun-tahun, bisa saja mengetahui PDE, analisis kompleks, aljabar linear dan lain-lain tetapi tidak benar-benar memahami pemakaian logika dalam kehidupan sehari-hari.

Kalau ada yang paling menarik, buat saya, adalah pengalaman pribadi dari beberapa pembicara, terutama dari Tokopedia. Ada kesalahan dasar yang sering dibuat orang-orang yang memiliki latar engineering– yaitu membuat produk seperti onani otak saja. Padahal produk adalah bahasa yang kita gunakan untuk berbicara pada user, maka mau tidak mau memang harus menggunakan ‘bahasa’ user. 

Bagaimanapun juga, engineering tok tidak dapat berdiri sendiri. Founder startup benar-benar harus jadi humanis untuk memahami point of view user, berkolaborasi dengan orang lain dan bisa berpikir multidisiplin dan mengambil keputusan multivariable — apalagi ‘idealisme’ engineering  dan ‘idealisme’ bisnis sering tidak sejalan.

Tapi, lebih dasarnya lagi : ide bagus tanpa eksekusi  sama saja bohong. Gak bosan apa onani otak melulu.

Sayangnya, fase  ini tidak inklusif. Tidak ada diskusi terbuka dan dua arah. Cuma ada beberapa pertanyaan yang disampaikan via media sosial. Padahal, menurut saya memahami  adalah proses dialektika, bukan sekedari mengetahui informasi dari suatu sumber, kalau cuma seperti itu baca buku juga bisa.

Tapi mungkin kebanyakan anak-anak muda Indonesia memang harus digituin. Toh budaya literasi dan berpikir kritis disini masih rendah :p

 

3 comments on “Ignition Phase

  1. Manoressy Tobias
    August 9, 2016

    Tulisan baru sep?🙂

    • .
      August 31, 2016

      iya chie, ini tulisan bukan gw lg nyanyi-nyanyi. masih aja lo basa-basi sama gw. hahaha

      • Manoressy Tobias
        September 2, 2016

        Basa-basi dikit2 gapapa asal ga lama-lama jadi basi. Udah lama kan ga ngobrol, hahahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 7, 2016 by in Rekayasa Otak.

Navigation

Product Logic

Dan Schmidt's thoughts on building products.

The Hardest Science

A psychology blog. Thoughts about the mind, science, society, and whatever else.

Bermatematika

Blog Matematika ala Hendra Gunawan

Bersains

#Bersains

Jejak Kehidupan

"SEringkali hidup ini menyakitkan, seringkali hidup ini membosankan, bahkan seringkali hidup ini mengecewakan. Tetapi dibalik semua itu tersimpan suatu harapan unutk mencapai keberhasilan dan kesuksesan" Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...

Maritime Cyprus

International Maritime News Forum

Othervisions

there's a life beyond our life, so go out there

LADYKITARI

Writing to reach you.

KATA NYA

"you're here for a reason"

%d bloggers like this: