aseptia

Memento Mori — Ingat, Kau Pasti Mati

Tubuh Yang Utuh

Bung tahu, rupanya hidup baru bisa dinikmati secara maksimal jika seseorang punya tubuh yan utuh.

Dalam keramaian di jalanan aku bisa melihatnya, Bung. Ada orang-orang yang berjalan tanpa kepala, ada yang berupa tangan dan kaki saja, ada pula yang tak punya mata dan telinga, sedikit sekali aku menemukan tubuh yang utuh.

Perkara ‘mengalami’, Bung, rupanya buka sekedar mengalami sesuatu. Tubuh yang utuh akan mengalami semuanya secara utuh— tentu maksudku disini bukan soal kelengkapan indera, ya aku tahu Bung sudah tahu. Tubuh yang utuh akan melihat, mendengar, merasa, mengaktifkan semua yang ada di tubuhnya ketika mengalami sesuatu. Mungkin ini bung, yang jadi awal mula datangnya kesadaran.

Tubuh yang utuh akan bahagia sekedar melihat hujan, sekedar tersenyum pada orang yang tidak dikenal, sekedar berbincang ringan dengan siapapun, sekedar melihat langit, sekedar terjebak macet, sekedar bernafas. Tubuh yang utuh menikmati semuanya.

Seperti sore tadi, Bung. Hal-hal kecil di semesta bisa membuatku hujan lokal di sudut mata. Hal-hal kecil yang tak dianggap ada dan penting bagi yang tak utuh. Hal-hal kecil, ringan, yang disebut mereka sepele. Bahagia datang darisana, Bung.

Hidup memang menyenangkan, kita saja yang terlalu buta.

Tapi, Bung, rupanya kita memang perlu memahami gelap untuk tahu terang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 9, 2014 by in Bung, Rekayasa Otak.
Product Logic

Dan Schmidt's thoughts on building products.

The Hardest Science

A psychology blog. Thoughts about the mind, science, society, and whatever else.

Bermatematika

Blog Matematika ala Hendra Gunawan

Bersains

#Bersains

Jejak Kehidupan

"SEringkali hidup ini menyakitkan, seringkali hidup ini membosankan, bahkan seringkali hidup ini mengecewakan. Tetapi dibalik semua itu tersimpan suatu harapan unutk mencapai keberhasilan dan kesuksesan" Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...

Maritime Cyprus

International Maritime News Forum

Othervisions

there's a life beyond our life, so go out there

LADYKITARI

Writing to reach you.

KATA NYA

"you're here for a reason"

%d bloggers like this: